[Family] Cho Kyuhyun, You Die!!!

Lee Donghae Cho Kyuhyun fanfiction

Donghae meraba-raba sisi tempat tidurnya mencari ponsel yang sedari tadi berdering mengganggu tidur nyenyaknya. Dengan susah payah ia melirik jam yang menunjukkan pukul 12 siang. Kemarin Super Junior menghadiri acara di Daegu dan mereka baru saja sampai di Seoul pukul 7 pagi tadi, dan itu artinya ia baru tidur sekitar 4 jam-an.

Ia menempelkan ponsel ke kupingnya tanpa melihat siapa yang menelepon. “Yoboseyo?” jawabnya malas-malasan dengan mata terpejam.

“Ah, Hae-hae lagi tidur?? Ya sudah, aku telepon lagi nanti. Jalja–“. Terdengar suara di seberang.

Donghae langsung membuka matanya, dan menatap nama yang tertera di ponselnya,
‘PuppyRin O_O’

Ia menempelkan kembali ponselnya ke kuping, “Ah, Rin-rin. Ani, aku tidak–” Donghae berhenti dan menatap ponselnya yang ternyata sudah terputus. “Aissh…”

Ia menekan speed dial nomor 7-nya, nomor kesukaan Narin dan menunggu orang diseberang mengangkatnya.

“Hae??”

“Kebiasaan buruk. Dengar dulu orang bicara baru tutup teleponnya. Aku bahkan belum mengatakan apa-apa.” gerutu Donghae pada Narin, kekasihnya. Orang yang menelepon dan mengganggu tidurnya namun dengan sangat bertanggung jawab langsung menutup telepon begitu saja.

“Aku kan hanya takut mengganggu tidurmu!!”

Donghae tersenyum, terlalu yakin kalau gadis di seberang sedang mengerucutkan bibirnya sekarang ini, “Memang, tapi aku sudah terlanjur bangun. Jadi ada apa?? Tak biasanya kau menelepon siang-siang begini.”

“Apa Kyuhyun oppa ada??”

“YA!!! Kau membangunkanku hanya untuk mencari bocah itu??? Tak bisakah kau menanyakan kabarku dulu, baru menanyakan pria lain??” ledak Donghae, tak pernah rela kalau kekasihnya itu menanyakan tentang member lain.

“Kenapa marah-marah sih?? Kan aku sudah bilang kalau masih mengantuk, biar aku telepon lagi nanti”

Donghae cepat-cepat menggeleng, tak sadar kalau Narin tak mungkin bisa melihatnya, “Ani…Ani.. Cuma efek baru bangun tidur, jadi terlalu bersemangat.” elaknya.

“Tch– Seperti aku tidak tahu saja” Gadis itu mendengus, “Aku ingin ke dorm, apa boleh??”

Donghae mengernyitkan keningnya, mengingat-ngingat jadwalnya hari ini. “Hmm, aku ada jadwal hari ini sampai jam 10 malam. Tapi Kyu sepertinya tidak. Kau ada perlu dengannya kan??”

“Seperti biasa.”

Donghae mengangguk, lagi-lagi tanpa sadar, “Kalau begitu datanglah. Langsung ke bawah saja, aku menunggumu disitu.”

“Eung, bye Hae-hae”

“Yeong… “

“Ne???”

“Jangan berdandan terlalu cantik. Ingat itu!!”

“Aissh… CheesyHae. Annyeong!!!”

***

Donghae masuk ke dorm bawah dan seperti biasa menemukan Kyuhyun sedang sibuk dengan ‘pacarnya’, psp.

“Kyu, kau sedang tidak ada jadwal kan??” tanya Donghae, lalu duduk bersandar di sofa, disamping Kyuhyun.

“O.. Wae??” jawab Kyuhyun tanpa mengalihkan perhatiannya dari psp hitamnya.

“Yeong-ie, mau datang..”

Kyuhyun mempause psp-nya lalu menoleh pada Donghae, “Rin-rin mau datang? Mencariku?”

“Ya!! Jangan memanggilnya seperti itu. Hanya aku yang boleh!!” protes Donghae.

“Wae?? Rin-rin, Rin-rin, Rin-rin. Ada masalah?? Aku kan memanggil anjingnya nyonya Kang.” ledek Kyuhyun.

“Ya!! Jangan membahas itu lagi. Terutama di depannya. Dia bisa marah lagi padaku”

“Salahmu sendiri hyung, bisa-bisanya kau memanggil kekasihmu sama dengan anjing tetangga kita.”

“Sudah dibilang jangan dibahas lagi!!”

Kyuhyun hanya mengangkat bahunya tidak perduli. “Jadi, ada perlu apa dia mencariku??”

“Seperti biasa..” jawab Donghae singkat.

“Tch- kalau sering-sering seperti ini aku seharusnya minta bayaran.,” dengus Kyuhyun. “Kau kira mudah apa mengajari anak itu?? Dia itu sama bodohnya sepertimu.”

“Ya!! Cho Kyuhyun jangan mengejeknya seperti itu. Dia itu tidak bodoh, dan siapa bilang aku bodoh hah?? Aku ini tidak jauh beda denganmu..” protes Donghae lagi.

“Tch- pujian untuk diri sendiri” dengus Kyuhyun lagi. “Tapi tak apalah, setidaknya hari ini aku punya korban, jadi tak perlu mati bosan sendirian di dorm.”

Donghae berjalan ke arah dapur, mengambil minuman. “Ya!! Awas saja kalau kau berani mengerjainya atau menyuruhnya macam-macam. Aku tidak akan diam saja..” ancam Donghae.

“Tenang saja hyung, aku tidak akan mengerjainya.”ucap Kyuhyun menenangkan.”Kau tidak sadar, kalau kekasihmu itu sebenarnya sangat menarik??

“Mwo?? Uhuk.. hukh..” Donghae yang saat itu sedang minum malah tersedak mendengar perkataan Kyuhyun.

“Otaknya yang lamban itu memang terkadang mengesalkan tapi itu justru membuatnya sangat menarik.” lanjut Kyuhyun tanpa memperdulikan keadaan Donghae. “Ah, hari ini pasti akan menyenangkan.”

“Cho Kyuhyun. Kau mau mati ya?? Kau, jangan berani-berani dekat dengannya!!” sembur Donghae.

“Bagaimana caranya? Kan kau yang memintaku membantunya..” ledek Kyuhyun lagi, mengacuhkan Donghae yang sudah panas dingin.

“Aissh!!!” Donghae menggaruk-garuk kepalanya frustasi.

Saat itu suara Narin masuk terdengar.

“Hae-hae, Kyunie oppa…”

Narin yang baru masuk dan tidak tahu apa-apa, terkaget-kaget melihat apa yang menyambutnya. Donghae dengan wajah kesal dan rambut sedikit berantakan muncul di hadapannya.

“Dan kau juga..” Donghae menunjuk Narin membuat gadis itu mundur beberapa langkah.

“Kenapa kau cantik sekali!! Bukankah sudah kukatakan, tidak perlu berdandan kalau datang ke dorm. Nanti bisa-bisa mereka tertarik padamu!!”

“Aku tidak berdandan..” jawab Narin takut-takut.

“Lalu apa itu, kenapa kau mengikat rambutmu seperti itu. Kau kan tahu kalau Kyuhyun suka melihat kening gadis yang mengikat rambutnya seperti itu.”

“Aku kan mengikatnya karena aku kepanasan naik bus..” jawab Narin lagi masih ketakutan.

“Ckckck hyung, kau ini kekanakan sekali..” ucap Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya. “Lihat, kekasihmu sampai ketakutan seperti itu. Rin-rin sayang, kau butuh Oppa kan? Kajja–” Kyuhyun mengulurkan tangannya pada Narin.

Narin yang masih belum mengerti dengan apa yang terjadi, justru mengulurkan tangannya pada Kyuhyun membuat Donghae berteriak histeris.

“Ya!! Kalian ingin aku kena darah tinggi ya??”

Kyuhyun tersenyum lebar, sementara Narin masih dengan tampang tidak mengertinya.

“Hyung, rilekse, rilekse…” Kyuhyun memijat-mijat pundak Donghae menghindarkan hyungnya itu dari serangan stroke. Dibalik punggung Donghae, ia mengedipkan mata pada Narin.

“Rin-rin sayang, Oppa tunggu di kamar ya…”

“YA!!!”

***

Donghae masuk ke kamar Kyuhyun. Ia telah selesai bersiap-siap untuk pergi mengerjakan jadwalnya hari ini.

Di dalam kamar yang didominasi warna pink itu, Kyuhyun duduk di atas tempat tidurnya bersandar nyaman di dinding sementara Narin duduk di lantai dan menulis beralaskan tempat tidur.

Donghae duduk diatas tempat tidur Sungmin dengan wajah mengerut.

“Yeonng….”

“O??” jawab Narin tanpa menoleh karena sedang sibuk menulis.

“Kau ingat kan apa yang kukatakan tadi??” lanjut Donghae.

Narin menghela nafas kemudian berbalik menatap Donghae.

“Satu, jangan terpesona pada apapun yang dilakukan Kyunie oppa. Dua, jangan mau disuruh melakukan apapun olehnya. Tiga, harus waspada pada apapun yang dilakukan olehnya. Empat, selalu mengingat wajah Lee Donghae setiap saat apapun yang terjadi. Sudah kan?? Aku sudah ingat semuanya. Lalu apa lagi??”

Kyuhyun membuka mulutnya, tidak percaya dengan apa yang ia dengar.

“Hyung, solma, kau tidak mungkin mengatakan itu semua kan??”

“Wae? Ada masalah?” tanya Donghae defensif. “Itu semua karena aku tidak percaya padamu..”

“Tch- yang benar saja.. Yeonng, kasihan sekali kau punya pacar seperti dia. Sama oppa saja bagaimana??” goda Kyuhyun.

“Ya!!” teriak Donghae, entah untuk yang keberapa hari ini. Ia lalu mengalihkan pandangannya pada Narin.

“Yeonng, tak bisakah kau minta bantuan dari orang lain saja?? Aku tak rela meninggalkanmu berdua saja dengan setan ini..” rengek Donghae.

Narin menghela nafasnya lagi, terlihat lelah, “Hae-hae kenapa sih, dari pagi kerjaannya marah-marah terus. Kyunie Oppa kan hanya bercanda. Kenapa kau kesal seperti itu??” decak gadis itu. Kyuhyun mengangguk-angguk sok penting di belakangnya.

“Seharusnya kau berterima kasih padanya karena sudah mau mengajariku. Karena tak ada lagi yang bisa.”

Melihat wajah Narin yang seperti itu, membuat Donghae akhirnya menyerah, “Arrasso.. Mianhae,,”

“Ya sudah pergilah. Nanti kau terlambat.”

Donghae lalu beralih pada Kyuhyun dan menatap tajam padanya, “Dan kau Cho Kyuhyun, dengarkan aku baik-baik..” tegas Donghae.

“Hal pertama dan paling penting, jangan pernah mengelus kepalanya, karena dia bisa langsung jatuh cinta padamu.”

Narin dan Kyuhyun mendengus bersamaan mendengarnya,

Kedua, jangan menyanyi didepannya dan menunjukkan wajah sok seriusmu padanya..” lanjut Donghae. “Ketiga, jangan menatap matanya terlalu lama, keempat, jangan mengajarinya yang tidak-tidak. Kelima, jangan tertarik padanya. Keenam, …”

“Kenapa tidak kau tulis saja lalu kau tempel di jidat kekasihmu ini??” potong Kyuhyun.

“Tutup mulutmu!!”

Narin mengambil tas Donghae lalu mengambil ancang-ancang, “Hae-hae, kalau tidak juga pergi dalam waktu kurang dari 10 detik, aku akan membuang tas ini dari jendela. Kau yang bertanggung jawab kalau ada orang yang kena dibawah sana.” ancam gadis itu.

“Arraso… Arrasso.” Donghae buru-buru mengambil tasnya dari tangan Narin sebelum gadis itu benar-benar melemparnya.

“Aku pergi. Bye Yeong.” Donghae mengacak-acak rambut Narin lalu mencium puncak kepalanya. “Tunggu aku, nanti aku antar pulang.”

Donghae melambai pada Kyuhyun namun dengan sorot mata yang mengandung makna, “Bye, Kyu…”

***

Kyuhyun menggaruk kepalanya frustasi. Ia memukul kepala gadis yang ada dihadapannya dengan pensil yang sejak tadi dipegangnya, membuat sang gadis mengaduh kesakitan dan mengelus-elus kepalanya.

“Aissh… Kenapa kau bodoh sekali sih!!! Kau ini tak ada bedanya sama si ikan itu. Kenapa yang seperti ini pun kau tidak bisa??”

Narin, gadis yang menjadi korban pensil Kyuhyun hanya bisa memajukan bibirnya, pasrah.

“Kalau memang tidak pintar hitung menghitung, kenapa kau malah mengambil kelas ekstra astronomi hah?? Kau kira itu pelajaran yang gampang??” omel Kyuhyun.

Narin hanya bisa menggembungkan pipinya, tak berani melawan. “Itu karena aku suka bintang. Kukira yang perlu dilakukan hanya jalan-jalan ke suatu tempat dan melihat bintang. Aku tak mengira kalau harus berhubungan dengan hitung menghitung seperti ini.” jelas gadis itu takut-takut.

Kyuhyun menarik bibirnya, tersenyum. Tak tahu harus berbuat apa dengan jawaban konyol kekasih hyungnya ini. Ia tersenyum lagi, kali ini senyum yang berbeda. Sebuah ide muncul di otaknya. Walau ia sudah mengerjainya hyung-nya itu sejak pagi, tapi rasanya ia belum puas. Ia masih ingin melakukannya lagi.

Ia mengambil ponselnya dari atas meja, lalu membuka aplikasi kamera dan mengarahkannya pada Narin.

Gadis itu menoleh mendengar suara cklak dan merasakan cahaya blitz mengarah padanya. “Apa yang kau lakukan Oppa??”

“Sudah, kau kerjakan saja itu sesuai dengan yang kuajarkan.”

Kyuhyun tersenyum melihat gambar yang didapatnya. Narin dengan wajah serius yang ditekuk, terlihat imut. Pipinya menggembung dan bibirnya sibuk mengigiti ujung pensil miliknya, sungguh cute. Kyuhyun tersenyum, ‘orang bermarga Cho memang selalu imut’. Ia lalu mengetikkan sesuatu dan menekan tombol send.

Setelah selesai, ia kembali mengambil gambar membuat gadis itu pun kembali menoleh, “Oppa, sebenarnya apa yang kau lakukan??”

Kyuhyun tersenyum sok imut, memasang tampang ‘tidak ada apa-apa’ nya.

“Rin, ayo selca sama oppa..” ajaknya.

Narin mengerutkan keningnya, bingung dengan permintaan tiba-tiba Kyuhyun. “Untuk apa Oppa?”

“Kita kan belum pernah foto berdua, ya? ya? Ayolah…” Kyuhyun mencoba aegyonya membuat Narin langsung mengaku kalah dengan tampang imut di hadapannya. Ia tidak tahu wajah evil seorang Cho Kyuhyun bisa secute ini. Pantas saja semua Hyung-nya mengalah pada magnae tengil ini.

“Arrasso… Oppa..”

Kyuhyun tersenyum lebar. Ia kemudian mensetting ponselnya, memasang timer, lalu meletakkan ponsel hitam itu ke atas meja dan menekannya. Terburu-buru ia menarik Narin mendekat menghadap kamera. Awalnya, tangan kanannya ada di bahu gadis itu sementara tangan kiri memasang pose V.

Namun saat lampu kamera berkedip semakin cepat, tiba-tiba saja Kyuhyun berbalik lalu memencet hidung Narin dengan kuat membuat gadis itu menoleh padanya dengan jarak yang begitu dekat. Dan blitz, kamera berhasil mengambil gambar mereka.

“Oppa… Jjinja appo..” rengek Narin dengan tangan kanan memukuli Kyuhyun sementara tangan kirinya menekan-nekan hidungnya yang terasa sakit. “Kau sebenarnya hanya ingin mengerjaiku kan Oppa?” ucap gadis itu kesal.

Kyuhyun hanya tertawa tak perduli, lalu mengambil ponselnya dan memandang puas gambar yang ia dapat. Ia kemudian sibuk mengotak-atik ponselnya, sementara Narin kembali pada bukunya dengan wajah mengerucut kesal.

Selesai mengotak-atik ponselnya, Kyuhyun meletakkannya kembali di atas meja lalu beralih pada gadis yang sedang cemberut tak jauh darinya.

“Apa sudah selesai Rin??” tanya Kyuhyun.

Narin meletakkan pensilnya sedikit keras. Ia memajukan bibirnya menatap Kyuhyun. “Thanks to Oppa, aku tak lagi berminat mengerjainya..”

Kyuhyun mengacak-acak rambut Narin membuat wajah gadis itu dalam sekejap berubah rileks, “Hehe… Mianhae.. Mianhae.. Oppa tidak bermaksud begitu. Apa Oppa dimaafkan??”

Gadis itu hanya bisa mengangguk-angguk, sedikit tersipu dengan tangan Kyuhyun yang masih mengacak-acak rambutnya.

“Baiklah, kita lanjutkan lagi setelah istirahat.” ucap Kyuhyun sambil menutup semua buku Narin dan meletakkannya ke samping, “Sekarang, sebagai permintaan maaf, apa kau mau dengar Oppa bernyanyi??”

Narin mengangguk-angguk semangat, namun berhenti tiba-tiba saat teringat sesuatu, “Tapi Oppa, Hae-hae kan sudah melarang Oppa bernyanyi”

“Aissh, kau tidak perlu memikirkan permintaan bodoh itu. Kapan lagi kau melihat seorang Cho Kyuhyun menyanyi live khusus untukmu hah??”

“Tapi bagaimana kalau Hae-hae tahu dan membuatnya marah?” tanya gadis itu sedikit bimbang. Ia sudah berjanji pada Donghae, dan iya tidak yakin bisa menahan diri untuk tidak terpesona pada Kyuhyun. Melihat magnae Super Junior itu menyanyi di televisi saja bisa membuatnya begitu terpesona, bagaimana lagi kalau hal itu terjadi di hadapannya. Ini bukan kesempatan yang sering datang.

“Oppa janji tidak akan memberi tahu Hae-hyung soal ini. Ini rahasia kita berdua.” ucap Kyuhyun sembari mengulurkan kelingkingnya pada gadis itu.

Narin menggigit bibir bawahnya ragu-ragu namun akhirnya mengaitkan jarinya pada Kyuhyun.

“lalu, lagu apa yang ingin kau dengar?”

“Lagunya Yoon Jongshin sunbaenim- Late Autumn..”

“Baiklah..”

Kyuhyun berdeham, menetralkan suaranya. Ia memejamkan matanya dan mulai bernyanyi…

otjangeul yeoreo boasseo

myeot beoli nune ttuieosseo

jogeum ireun geot gatjiman ibeosseo

geoul ap nae moseubeun geuttae geu moseub….

Narin terdiam menatap orang yang sedang bernyanyi dihadapannya. Ia terhanyut. Tidak hanya pada suara juga wajah orang di hadapannya. Ekspresi Kyuhyun yang sedang berkonsentrasi dan begitu menghayati lagu yang dinyanyikannya benar-benar menghanyutkan. Ia berusaha merekam setiap detik waktu yang berlalu ke dalam otaknya. Moment seperti ini, kapan lagi ia akan mendapatkannya??

***

“Mwo?? Apa-apaan—“

Donghae menatap ponselnya dengan mata terbelalak lebar. Ia baru saja mendapat break setelah menyelesaikan syuting bagian awalnya dan memutuskan untuk mengecek keadaan Narin-nya yang sedang bersama Pangeran Iblis. Ia takut kalau-kalau Narin sudah berubah jadi ddubokki karena seharian dianiya Kyuhyun, atau jangan-jangan kekasihnya itu justru sudah menjadi Ratu Iblis, karena diajari yang tidak-tidak oleh si magnae evil.

Ia pun merogoh ranselnya mencari ponsel. Dan terbelalak melihat apa yang yang dikirimkan Kyuhyun padanya.

Narin dengan wajah yang ditekuk serius, pipi menggembung, rambut sedikit berantakan, dengan ujung pensil yang berada di sudut bibirnya. Benar-benar sangat imut. Tampaknya ia tidak tahu ada yang mengambil gambarnya. Sebenarnya Donghae ingin tersenyum melihat wajah Narin-nya yang sangat cute itu, tapi apa yang ditulis Kyuhyun dibawah gambar itu membuatnya panas-dingin.

“Hyung, aku baru sadar kalau ternyata Rin-rin itu sangat cute. Ada perasaan aneh setiap aku memandangnya. Menurutmu apa itu Hyung??”

Donghae mencoba mengontrol pernapasannya, setelah ia menyadari dadanya yang naik-turun tidak beraturan. Ia mencoba menenangkan diri dan membuka gambar lain yang dikirim Kyuhyun padanya. Namun, gambar yang ini justru hampir membuatnya terkena serangan jantung. Wajahnya merah padam. Di gambar itu Kyuhyun dan Narin saling bertatapan mata dengan jarak yang begitu dekat. Tangan kanan Kyuhyun berada sejajar dengan wajah gadis itu, seperti baru saja mengusapnya, atau mungkin saja Kyuhyun baru saja mengusap-usap kepala gadis itu. Dibawahnya tertulis pesan,

“Hyung, tidakkah kau rasa kami begitu romantis?? Cho Kyuhyun – Cho Narin, kedengarannya indah bukan??”

“CHO KYUHYUN!!! KAU MAU MATI, HAH???”

***

“CHO KYUHYUN!!! DIMANA KAU??”

Donghae masuk ke dorm bawah dengan wajah merah padam, kalau tidak mau dibilang berapi-api. Ia melempar ranselnya ke atas sofa yang dilewatinya begitu saja. Ia pun bergegas ke kamar milik Kyuhyun dan SungMin yang memang terbuka dan menerobos masuk tanpa aba-aba.

Ia cepat-cepat menutup mulutnya melihat pemandangan yang ada dihadapannya. Kyuhyun yang tadinya sedang berbaring ditempat tidur Sungmin dengan pspnya, buru-buru meletakkan telunjuknya dibibir saat mendengar suara keras Donghae. Ia menunjuk-nunjuk Narin dengan dagunya. Gadis itu sedang tertidur dengan posisi duduk. Kepalanya direbahkan di tepi ranjang Kyuhyun sementara berbagai macam buku dan pensil berserakan disekitar wajahnya.

“Kau, tunggu aku di ruang tamu!!” tunjuk Donghae pada Kyuhyun masih berapi-api sementara yang bersangkutan hanya mengangguk-angguk ringan sambil bersenandung kecil dan keluar menuju ruang tamu.

Donghae mendekat, kemudian mengangkat Narin dan meletakkan gadis itu di ranjang Sungmin perlahan. Ia tidak ingin Narin terbangun dan mendengar pertengkarannya dengan Kyuhyun, yang ia yakin akan terjadi sesaat lagi. Ia akan membangunkannya setelah urusannya dengan Kyuhyun selesai.

Donghae kembali keruang tamu dan menatap Kyuhyun garang, “Neo, Cho Kyuhyun… Apa maksudmu dengan gambar itu, hah??”

Kyuhyun tersenyum melihat Hyung-nya yang hampir mirip serigala yang siap memakan orang itu, tapi entah kenapa sama sekali tidak terasa menakutkan. Semarah-marahnya Lee Donghae, tak akan ada member yang takut melihatnya, kecuali Lee Hyukjae tentu saja..🙂

“Tenang Hyung… Aku punya sesuatu yang lebih baik dari sekedar gambar..”

Kyuhyun kemudian mengacungkan ponsel Narin yang sejak tadi dipegangnya, dan menekan-nekan layarnya.

“Ya!! Apa yang kau lakukan dengan ponsel Yeong-ie?? Ya!! Kembalikan!!”

Kyuhyun pun mengulurkan ponsel Narin pada Donghae, “Aku baru saja mentransfer sesuatu yang sangat menarik ke dalam ponselnya, kau lihat saja Hyung..”

Kyuhyun menarik sudut bibirnya, senyum maut. Ia baru saja mengirimkan sebuah video kedalam ponsel Narin. Video itu adalah video yang diam-diam ia rekam selama ia mengajari kekasih hyung-nya itu. Perlahan-lahan, ia membuka pintu dan berjingkat keluar.

Sementara disisi lain Donghae, dengan wajah yang jauh lebih merah dari sebelumnya. Matanya menyipit garang dan bibirnya tak berhenti berkomat-kamit. Ia mengeluarkan geraman saat melihat Kyuhyun yang sedang mengacak-acak rambut Narin, sementara gadis itu menunduk malu-malu dengan pipi yang bersemu merah.

Geramannya semakin jelas terdengar saat video berubah. Terlihat Kyuhyun yang sedang bernyanyi dengan penuh penghayatan sambil memejamkan matanya. Dihadapannya Narin, juga dengan penuh penghayatan sedang mengagumi apa yang ada didepan matanya. Gadis itu bahkan tidak berkedip sedikit pun, seakan-akan takut jika berkedip sekali saja, ia akan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Video berhenti tepat saat sebuah pesan masuk.

“Hyung, apa kau sudah melihat semuanya?? Rin-rin mu itu begitu terpesona padaku. Kau yakin dia tidak punya perasaan padaku?? Berhati-hatilah!!”

“CHO KYUHYUN!!!! KAU PASTI MATI DI TANGANKU!!!”

 

 -enD-

Huahahaha….
berhubung saya masih sebel sama tu alienbabo,
rasanya jadi pengen ngeliat dia dibully ama EvilKyu *tosbarengKyu*
biar dia tau kalo Yeong itu juga bisa membuat lelaki lain tergoda..
huahahahahah……

en, sekedar curhatan gak penting..
statistik view blog haelien lumayan meningkat lho #pamerdikit#
tapi yg ngomen koq dikit amat yah?? *soklugu*

malahan pernah dalam sehari ada hampir 1000 view,
itu hebat bgt untuk blog abal2 macam haelien home,
tapi yang komen cuma 2 org..
hiks.. hiks itu namanya kekejaman dalam dunia blog #alaydah

jadi, buat readers yg baik hati dan tidak sombong,
ditunggu komen2nya yah,..
pasti dibalas kok satu-satu, tenang aja *doakan smart-nya bertingkah smart*
oke… oke… *winkwink*

Annyeong…………

And as always
Need- Need ur Comment Please—-

Love, Love and Only HaeLove

64 thoughts on “[Family] Cho Kyuhyun, You Die!!!

  1. GREAT,its COOL
    hahahhaha akhirnya pembalasan dendam itu datang juga kakakkakaka
    evil kyu bnr2 king of evil
    aku smpe ketawa ngakak bacanya
    lucu banget haeppa cmburunya
    udah gtu yeong,knpa kamu lugu banget seh hahahhahha

    wuaaaaaa jadi pengen dinyanyiin ma kyu
    aaaaahhhhhh malam yang indah ya hari ini^^
    cieeeee yang blognya rame
    *pasang petasan*
    bikin selamatan dunks wkwkkwkkwkkw
    *wink bareng hyuk and seungri*
    kyaaaaa uri namja
    ^______^

    • Kyu itu King of evil..
      kalo Yeong itu muridnya yang paling berprestasi..
      Buahahahahaha…

      yeong emang lugu kok onnie,, masa baru tahu sih?? *puppyeyes*

      pengen dinyanyiin Kyu?? Saya udah pernah tuh.. *dalammimpi*

      behh, yang ngeview doank yang rame… tapi yang ngomen kagak..
      gimana mau selamatann??
      *wink bareng gd aja deh*

      • what berprestasi????
        =________=
        gak salah tuh
        *geleng geleng angguk angguk*

        kamu dinyanyiin ma kyu dlm mimpi
        aku malah pelukan ma hyuk di mimpiku
        *serius*
        pas pagi2nya sumpah seger banget
        and itu mimpi kayak beneran
        aku bisa meluk dy,pegang tangannya, and kita pelukan
        kyaaaaaaaa sumpah itu mimpi gak bisa dilupain^^

        ya ambil positifnya aja dulu
        setidaknya byk yang baca hasil karya kamu
        and mgkn bingung mau comment apa
        gak semua orang bisa ngungkapin or bawel like me kekeke
        okeh rasanya aku bener2 tua ya?????
        *lupakan lupakan*
        *masih muda masih muda masih muda masih muda masih muda*

      • yah.. si onnie cuma mimpi dipeluk kan??
        Kalo soal mimpi, aku juga pernah mimpi dicipok basah ama si Hae-hae…
        Kyaaa.. keluar yadongnya… *kibasrambut*

        Nde.. Halmoni..
        Petuahnya akan saya simpan lekat-lekat di dalam hati…
        :p

      • aish malem2 gini ngeyadong dh hahaha
        *siap2 dikamar sama hyukppa*
        aku bc comment kamu ketawa ngakak
        dicium basah,pa rasanya?
        rasa bada ya wkwkkwkkwkw

        aku lagi nginget2,didlm mimpi aku sempet popo-popoan gak ya ma tu monkey????
        hmhmhmhm kyknya harus bersemedi dulu buat ngingetnya hahaha
        aahhh kamu knp ngingetin ttg popo seh??????

        TTTT_______TTTT
        aku masih muda yeonggggg
        dr awl tahun aku benci 2012
        aku takut tuaaaaa
        pls jangan panggil aku halmonie😦

      • onnie gak tau rasanya dicipok basah??
        mintaklah ama si monkey oppa, tapi kalok ama dy pasti rasanya, rasa pisang gitu..😀😀😀😀

        nde, gak panggil halmoni lagi…
        mianhae ahjumma…
        heheheh

      • huwahahahaha rasa pisang
        aku suka pisang koq so its ok aja seh
        klu perlu rasa duren juga biar asik
        *cipok hyukppa*

        whattttt???
        ahjumma😦
        mank tampangku kayak ahjumma2
        *ngadu ke teuki ahjushi*

      • aigoo mereka gak kenal duren ckckkckckkc
        kupernya ckckck
        besok aku ajak gaul ah mereka
        teutama si monkey😀
        aku ajakin party duren ampe mabok duren hahhaha

  2. waaa… kyuppa bnr2 evil bnget..
    haha haeppa ampe kebakaran jengot gitu… wkwk
    tapii klo di nyayiin kyuppa live spa c yg ga tarpesona >//<

    • ia, biarin tu si hae kebakaran jenggot…
      biar dia gak selingkuh.. *tosbarengevil*

      betol itu, gak mungkin gak terpesona nengok si magnae tengil nyanyi didepan mata…
      Lee Donghae mah lewat…😀

  3. hha saking keselnya jadi bikin ff,…
    ayo kita timpukin hae breng2…
    *sumpah kesel abis liat dia malu2 di wgm. Knp cincinnya dbuka pas acara itu? Euh bener2 nyebelin
    DOLPHIN NYEBELIN

    • mau dilanjut gimana??
      itu kan ujung2 palingan si donghae cuma bisa ngomel sama si Kyu..
      kan gak mungkin dilanjutin si Kyu suka benaran ama Narin..
      Tidak boleh itu..

      hehehe…
      Annyeong, salam kenal..
      Sering2 mampir yah…🙂

  4. Ckckck Donghae terlalu pencemburu ya ahaha. Pengen liat wajah Hae yg merah padam karena marah. Sepertinya menarik wkwkwk. Cho Nari, suamiku itu (re: Kyu) emang mempesona tapi jgn terbuai dan melupakan Hae! Dan non Cho Kyuhyun! Apa-apaan menggoda Hae dgn mendekati Narin seperti itu! Kau tidak dapat jatah malam ini! #ehhhh ^^v

    • aku juga pengen liat muka dia yg lagi cemburuan..
      Pasti lucu, mungkin aja mirip Bada keselek biji salak *ditimpukHae*

      Kalau soal Kyu mempesona, itu aku setuju. Tapi tenang aja. Si Narin cuma terpesona ama Kyu
      kalo lagi nyanyi aja. Lain dari itu enggak kok..

      Mr. Cho, dengar gak tuh.. Gak dapat jatah malam ni. Kalau gitu untuk aku aja yah??
      Jatah nasi goreng kan??😀

  5. wahahaha..
    ya ampun hae tu yaaa, childish minta ampun..
    pantesan dia men’stimulate the maternal insticnts’, hihihi..

  6. OMG……

    Kasian banget sih Hae??
    Tapi mukanya emang paling gampang dibully kayaknya *digampar Elfish*
    tapi caranya si Kyu emang bener”

    aku reader yang udah lumayan lama disini, tapi ga tau ud pernah komen belum? saking seringnya blogwalking.

    Salam kenal ^^

    • Hehehe..
      Emank, mukanya emank bikin orang kasihan sekaligus pengen dibully…

      udah pernah, sekali kemaren…
      kalo bisa sering2 yah.. #maksa..

      Salam kenal juga ara…*sksd*
      Annyeong…😀

  7. ya ampun. Evil amat it si kyu
    ngebuat hae panas dingn,
    bang hae, kmu sbro kmu tbho*plak*
    huehehe, bang kyu
    mkn suka aj dhue sm u *pelukkyu*
    kpn2 kalo bwt ff yg ad kyuny yah*ketip2*
    nice ff thor😀

    • Emank.. Namanya jg EvilKyu…

      yg ada kyu-nya?? Perasaan kalau aku buat cerita, si Kyu keseringan nemplok deh..
      tpi kalo dia jadi cast utama emank belom pernah sih.
      Ntar deh, kalo dapat panggilan dari Raja Iblis mungkin aku bakal jadiin dia cast utama…
      hhihihih..

      Gomawo sudah mau baca…
      Annyeong…😀

  8. Annyeong (again) eonni, kyu evil to the max!!! Gilaaaaaaaaa kyuhyun!!>.< Beneran deeh kalo jadi hae udah darah tinggi! Nahan marah muluu, ngakak sama kata kata 'kalo hae marah gak ada yg takut kecuali hyuki' kkkkk

    • Annyeong lagi…
      Kalo si hae bukan cuma darah tinggi, bisa bisa dia kena serangan jantung gara2tu evil.

      Kan emank bener, cuma si enyuk yg ketakutan kalo si hae2 marah…
      Hihihi… Lucu y tu makhluk 2 kalo dibayangin*euhae jjang*

  9. Aigoo…EvilKyu… -.-”
    Jahilnya bener2 gak ada yang bisa ngalahin. Best of Best Evil deh..hehehe XP #ditabok SparKYU

    Hae Oppa…Hae Oppa…kasian banget ditindas Kyu.

    Paling suka kata2 Kyu yang ini: ‘orang bermarga Cho memang selalu imut’. Nakorku marganya Cho-loh #gak da yang nanya #BLETAK!!

    Oia, author, reader baru nih. Bangapta~

  10. bolehkah aku menyalurkan tertawaku author??

    hahhahhahahha😀😀
    fanfic ini bikin ketawa kayak orang gila, masa -_-
    ASTAGAA….!!!
    nae nampyeon (kyuhyun oppa)
    kenapa jail banget sama donghae oppa >..< ckkckck

    nice fanfiction🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s